Sabar Saat Musibah Tiba

image

Sabar Disaat di Timpa Musibah

Tatkala kita ditimpa musibah, hendaknya kita menyadari bahwa kesedihan yang kita rasakan tidak akan menyingkirkan atau merubah apa yang telah terjadi. Atau bahkan akan semakin bertambah musibahnya. Kesedihan yang begitu mendalam telah membuat Allah murka, para syaithan bersorak-sorai, amalan-amalannya gugur, dan melemahkan diri sendiri. Semua ini juga musibah, justru ini merupakan musibah yang lebih besar. Kalau begitu, ini namanya membangun banyak musibah di atas satu musibah yang menimpanya. Hendaknya ia juga tahu bahwa meskipun kesedihannya telah mencapai puncak akhirnya ia harus bersabar pula. Hal ini tidak akan mengubah apapun kecuali menambah kemurkaan jika ditambah dengan melakukan apa yang Allah larang. Tentulah ini bukan perbuatan terpuji.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kesabaran yang hakiki itu adalah yang berada ketika pertama terjadinya musibah” (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).

beliau juga bersabda, “Sangat mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik baginya. Dan hal itu tidak didapatkan kecuali pada diri orang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan maka dia bersyukur. Dan apabila dia mendapatkan kesusahan maka dia akan bersabar” (HR. Muslim)

Datangnya musibah secara tiba-tiba, memang dapat menyebabkan kesedihan yang menggoncang. Apabila ia bersabar pada kali pertama terjadinya musibah, maka kedahsyatan dan kekuatan musibah itu akan hilang dan lebur sehingga ia akan mudah untuk bersabar pada hal-hal yang selanjutnya.

Dahulu para ulama mengatakan, “Kalau kamu bersabar, berarti engkau hanya tertimpa satu musibah. Kalau kamu tidak bersabar, berarti kamu tertimpa dua musibah”

Seorang yang arif akan menjadikan musibah yang menimpanya sebagai ladang untuk menuai banyak pahala. Dengan musibah tersebut ia berkesempatan untuk bersabar, mengucapkan istirja’ (innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’un), dan ibadah lain yang terkadang tidak kita bayangkan. Yang mana ini tergantung pada tingkatan ilmu yang ia punyai. Maka, marilah kita jadikan musibah ini sebagai ladang pahala dan cambukan untuk memperbaiki diri-diri kita.

Semoga manfaat

Selamat Istirahat

Salam santun Ukhuwah Fillah, dan tebarkan senyum semangat penuh cinta di bumi Allah ini

About the Author: Galang Saudi Tourism